Thursday, June 08, 2017

Review New Mitsubishi Mirage Terlengkap

Test Drive New Mitsubishi Mirage Facelift : Apakah Lebih Baik?

Reviewsukasuka - Sebagai pemakai Mitsubishi Mirage, rasanya mungkin agak bosan kalau mencoba lagi mobil yang sama, mobil yang setiap hari dipakai untuk berpergian. Tanpa ikut test drivepun sebetulnya saya dapat saja menuliskan postingan review dari mobil ini dengan sangat mendalam, baik kurang baiknya mobil ini telah saya pahami. Apalagi improvement yang diperbuat Mitsubishi hanya sekedar minor change tanpa ubahan teknologi berarti.

Di tahun 2014 silam saat Mitsubishi memperbuat peluncuran Mitsubishi Mirage, bukan keputusan susah bagi saya untuk memilih mobil ini untuk tunggangan harian maupun rental. Di kelasnya, Mitsubishi Mirage Exceed punya fitur yang lengkap dari sisi safety maupun keenjoyan, contohnya mulai dari keyless entry, push start/stop engine button, dual SRS Airbags, rem ABS serta EBD, steering switch control, AC digital, head unit yang lumayan canggih pada zamannyadan juga lapisan kulit pada steering wheel serta shift knob. Dilihat dari fitur serta kelengkapannya, mobil ini dapat dibilang sama komplitnya dengan Toyota Yaris tetapi dengan banderol harga yang lebih terjangkau dari seekor Avanza.
inilah review mobil new mitsubishi mirage

Perubahan Pada New Mitsubishi Mirage

Dari eksterior, Mitsubishi Mirage memperoleh ubahan di tahap depan mulai dari bumper model baru sampai grille yang saat ini dibangun lebih mewah. Mitsubishi Mirage tampil dengan bumper yang mempunyai chrome panjang untuk jenis Exceed, meninggalkan model terdahulu yang lebih konvensional, grillenya saat ini mempunyai motif unik yang membikinnya lebih modern dibandingkan dengan model sebelumnya, bentuk kap mesinnya juga ikut diubah dengan lekukan punggung bonnet yang lebih kekar.
bagaimana kenyamanan mobil new mitsubishi mirage?

Sayangnya meskipun tampilannya telah lebih modern dibandingkan dengan model sebelumnya, Mitsubishi terbuktikas pemakaian headlamp model LED Projection yang mempunyai LED positioning lamp pada model Mirage facelift yang di Thailand, padahal lampu depan tersebut dapat meningkatkan kegantengan Mitsubishi Mirage 2 kali lipat.

Ke samping, kami bakal menemukan velg baru berkapasitas 15 inchi dengan tampilan two tone color serta Alhamdulillah kini telah memakai tapak yang lebih lebar dengan 185, sebelumnya Mitsubishi Mirage hanya memakai ban 14 inchi dengan tapak 175 yang sangat kecil jadi membikinnya terkesan cingkrang. Dengan ukuran velg serta ban yang lebih tebal, Mitsubishi Mirage saat ini lebih sedap dipandang.

Bagian belakangnya juga diubah sedikit, bumpernya saat ini memakai model baru yang meninggalkan tampilan chisel (pahatan) di model sebelumnya, bumper ini juga mempunyai 2 buah reflector untuk menandakan posisi mobil di malam hari, penambahan reflektor ini bukan tanpa alasan, di Thailand, Mirage mempunyai lampu belakang model baru yang full LED jadi tak lagi mempunyai reflektor, makanya diperlukan reflektor tambahan yang terpisah di dalam lampu, yaitu pada bumper. Tapi sebab lampu Mitsubishi Mirage tak mengalami ubahan, Mitsubishi Mirage punya reflektor 4 buah  di lampu belakang serta bumper.

Melihat Ke Bagian Dalam / Interior Mobil

Masuk ke dalam interior Mitsubishi Mirage Exceed rasanya tetap familiar, oke langsung saja kami bahas apa yang tak sama. Pertama merupakan kombinasi warna dashboard yang saat ini tak lagi berwarna putih gading dibagian bawahnya kecuali door trim yang tetap mempunyai aksen warna tersebut, kedua pemakaian lingkar kemudi baru yang punya aksen piano black dibagian bawahnya, kemudian motif kursi baru yang saat ini mempunyai warna hitam sebagai warna dominan, kemudian pemakaian panel piano black dibagian panel tombol power window di keempat pintu.

Terbaru, perbedaan di Mitsubishi Mirage ini ada pada speedometernya yang saat ini terkesan lebih modern dengan tampilan high contrast, menggantikan model speedometer lawas yang terlalu standar. Di tahap kursi baris kedua, Mitsubishi memberbagi sedikit improvement di area kursi. Saat ini Mirage mempunyai 3 buah headrest terpisah yang dapat diatur ketinggiannya serta dapat dipakai untuk menopang kepala kamu dengan cara sempurna. Soal kepraktisan, Mitsubishi juga meningkatkankan model sandara kursi yang dapat dilipat 60:40 supaya terasa lebih lega. Detil-detil kecil semacam ini tak jarangkali kami lewatkan padahal dalam pemakaian sehari-hari sangat praktis.

Sisanya, sebab ini merupakan varian facelift, maka tak ada yang berubah tak sedikit. Maka dari itu lebih baik kami langsung coba saja mobil ini.

Bagaimana Kenyamanan yang Dijanjikan Untuk Pengendara New Mitsubishi Mirage

Mitsubishi berbicara bahwa mereka mentampilan ulang suspensi mobil ini supaya lebih fun to drive dibandingkan dengan model sebelumnya, sebab terbukti kelemahan mobil ini ada pada pengendaraannya yang cenderung lebih mengutamakan keenjoyan dibandingkan pengendalian. Mengangkat Mitsubishi Mirage facelift dengan ruta Surabaya ke Malang ini rasanya improvement tersebut tak membikinnya berubah terlalu tak sedikit, walau ada improvement dari akurasi setir serta body roll yang sedikit lebih minim, tetap saja rasa-rasa suspensi ala Mirage terdahulu tetap terasa, tetap empuk serta enjoy. Apabila kamu terbiasa memakai Mirage lama, tentu bakal terasa steeringnya sedikit lebih baik, tapi bantingan suspensinya tetap tak jauh tak sama.

Yang paling terasa tak sama pada Mitsubishi Mirage terakhir ini justru menurut saya bukanlah ubahan suspensi serta input steeringnya, namun ada pada kekedapan suara kabin serta getaran mesinnya yang saat ini sangat-sangat minim, bahkan getarannya terasa semacam bukan mesin 3 silinder. Kemudian faktor yang kami tak suka pada Mirage sebelumnya juga telah diperbaiki, yaitu suara kolong (ban) yang masuk ke kabin, saat ini terasa lebih minim dari model sebelumnya. Peredaman Mitsubishi Mirage dari luar pada dasarnya telah baik, hanya pada generasi pertama kekedapan kolong kabin terasa tak lebih.

Selain 3 faktor tersebut, suspensi (steering), kekedapan kabin serta getaran mesinnya, mobil ini ya tetap terasa sama semacam model non facelift. Oke, sebab saya telah familiar sekali dengan mobil ini dari tahun 2013 silam, maka perjalanan lewati pegunungan serta perjalanan jauh ini bukanlah faktor baru bagi saya bersama Mitsubishi Mirage.

Yup, Mirage adalah salah satu mobil favorit saya apabila mobil ini sedang tak dalam status tersewa, tentu mobil ini adalah mobil yang saya pilih untuk berpergian. Alasannya sebab mobil ini kecil, mudah dikendarai serta juga irit sekali. Saya sempat berangkat Jakarta-Bandung PP memakai mobil ini hanya dengan bensin subsidi sebesar 100.00 Rupiah saja, irit? Banget!

Kursi mobil ini juga ergonomis, tak membikin pegal semacam city car lainnya yang mungkin anda telah tahu betul city car apa yang membikin saya pegal akhir-akhir ini apabila dipakai jarak jauh apabila telah follow Instagram saya. Dirinya punya kursi yang empuk, headrestnya dapat dibangun bersandar serta model kursinya yang tak sporty dapat membikin perjalanan lebih enjoy. Untuk baris kedua mungkin tak begitu sebab tetap terasa terlalu tegak.

Soal mesin? Hmm… Mesin Mitsubishi Mirage bukanlah mesin yang punya sesuatu yang menonjol di atas kertas. Mesin 1.200 cc 3 silindernya mungkin tak begitu spektakuler, apalagi transmisi CVTnya membikin rasanya menjadi hambar. Ditambah lagi, pedal gas Mitsubishi umumnya bukanlah jenis pedal gas semacam Toyota serta Honda yang menyentak ketika disentuh sedikit saja, Mitsubishi rutin memberbagi feel yang lebih baik jadi percepatan dapat kami atur sesuai injakan pedal gas. Untuk yang biasa dengan mobil-mobil matic Toyota alias Honda, tentu anda bakal menganggapnya bahwa mobil ini lemot, padahal sih tak juga, sebab soal percepatan saya tetap lumayan pede dengan Mirage apabila dibandingkan lawan-lawan sekelasnya semacam Brio CVT, Sirion AT, March, Picanto alias Etios Valco yang punya transmisi MT.

Ketika mengendarai mobil ini dari Malang ke Batu, rupanya hujan mengguyur perjalanan kami. Disini kami merasakan bahwa atap Mitsubishi Mirage lumayan kedap untuk ukuran city car menahan suara hujan. Disaat hujan semacam ini saya berpikir sepintas, andai saja Mirage telah ada stability control yah, tentu lebih aman lagi di jalan licin semacam ini. Padahal apabila mobil telah mempunyai ABS, tak susah meningkatkan kan ESC, tinggal meningkatkan modul yaw rate sensor, lateral acceleration control serta steering wheel sensor. Apabila mobil ini dibekali dengan ESC, Mitsubishi sebetulnya dapat mengclaim bahwa city car mereka adalah mobil ter-aman dengan harga paling murah saat ini.

Mengendarai mobil ini dengan rute Surabaya – Batu – Surabaya, jujur saja bukanlah faktor yang susah, kemampuannya cukup, enjoynya cukup, sangat irit sekali serta rasanya untuk suatu  city car alias mobil yang bakal kamu gunakan sehari-hari tanpa mementingkan faktor fun-to-drive. Rasanya sih no complain, makanya saya bahagia sekali dengan mobil ini sebab tak ada hal-hal kecil yang dirasa membikin kesal apabila dipakai harian.

Kesimpulan Untuk Review New Mitsubishi Mirage

Mirage facelift telah sukses membenahi kelemahan-kelemahan di model sebelumnya yang menurut kita sangat vital, yaitu kekedapan kabin bawah, getaran mesin dan pengendaraan yang lebih baik dari sisi steering. Meskipun dari sisi teknologi tak ada yang ditambahkan, dan ubahan eksterior dan interiornya tak lebih greget. Apabila kamu mencari suatu  city car yang mudah dikendarai, enjoy, irit dan mempunyai fitur yang oke, sebetulnya mobil ini tetap menjadi salah satu mobil yang kita rekomendasikan.

Itulah review mobil new mitsubishi mirage yang kami tulis kembali dari hasil test drive tim Autonetmagz. Selain informasi ini, anda bisa membaca lainnya seperti Review Kelebihan dan Kekurangan Mitsubishi Kuda.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Review New Mitsubishi Mirage Terlengkap

0 komentar:

Post a Comment