Tuesday, January 24, 2017

Review Kelebihan dan Kekurangan Honda Mobilio Facelift 2017 Terlengkap

First Impression Review Honda Mobilio Facelift 2017

Kelebihan dan Kekurangan Honda Mobilio Facelift 2017
Kelebihan dan Kekurangan Honda Mobilio Facelift 2017 - Reviewsukasuka | Pada kesempatan ini saya akan bagikan informasi kelebihan beserta kekurangan mobil honda mobilio facelift yang merupakan motor terbaru 2017 ini. Banyak orang mencari-cari informasi ini seperti kekuatan dan kelemahan mobilio facelift, sebenarnya itu sama dengan yang akan saya tulis ini karena kelebihan dan kekurangan itu adalah sinonim dari kekuatan dan kelemahan.

Honda Mobilio Facelift merupakan mobil pertama yang meluncur di tahun 2017 ini. Seperti yang sudah saya sampaikan pada review honda mobilio bahwa edisi lama mobilio sudah dashlift atau dashboard lift, pada honda mobilio facelift 2017 ini dilakukan perubahan besar seperti pada bagian interior, fitur keselamatan, muka dan ada penambahan warna baru pada honda mobilio facelift 2017 ini.

Dengan kelebihan dan kekurangan honda mobilio facelift 2017 ini, apakah mampu bersaing dengan rival dikelasnya seperti suzuki ertiga, toyota avanza dan daihatsu xenia?
Coba deh kamu baca kelebihan dan kekurangan honda mobilio dibawah ini untuk membandingkannya dengan rival sekelasnya.

Eksterior

Kelebihan dan Kekurangan Honda Mobilio Facelift 2017 Ter-update
Kami takkan menyangkal, Honda Mobilio merupakan mobil MPV entry level di luar kelas LCGC dengan tampilan paling rupawan di kelasnya, dan varian facelift ini mengukuhkan nilainya di penampilan. Mungkin Honda kesal sebab gril Honda HR-V ditiru oleh pesaingnya, Toyota Grand New Avanza. Maka dari itulah mereka mengganti muka Mobilio dengan muka baru yang mirip crossover baru Honda berbasis Jazz, Honda WR-V.

Untuk meperbuat ini, semua tahap front-end diganti oleh Honda. Kap mesin, fender, lampu, gril, bumper depan, semuanya baru. Jangan tertipu tampilannya yang tetap sama dengan Mobilio lama, sebab bumper Mobilio lama tidak bakal dapat plug-n-play ke Mobilio baru tanpa ganti lampu dan gril, demikian juga sebaliknya. Di sini, Honda mulai mendengarkan keluhan-keluhan konsumen Mobilio lama, misalnay soal kisi radiator yang rawan kena kerikil.

Maka dari itu, di Mobilio E baru bumpernya telah diberi sejenis penutup untuk melindungi radiator. Keren bukan? Bakal tetapi, faktor berlawanan terjadi pada lampu depannya. Apabila Mobilio RS lama punya lampu projector lens yang sempat membikin rival ikut-ikutan memasang komponen serupa, kini malah hilang walau LED positioning lamp tetap ada. Kita sempat bertanya terhadap Honda, apa argumen dibalik “downgrade” ini?

“Kami mendengarkan masukan dari konsumen untuk mengembangkan Mobilio baru ini, tetapi kita juga mempertimbangkan hadirnya projector lens untuk berbagai tahun ke depan,” ujar Jonfis Fandy selaku Marketing Director PT HPM. Nah, sehingga ada 2 kemungkinan, yakni bakal ada varian baru di atas RS yang pakai projector lens alias bakal ada facelift (lagi) dengan lampu projector lens. Yah, segi baiknya, kalau nabrak setidaknya lebih terjangkau buat menggantinya.

Pelek Honda Mobilo RS dan E sebetulnya modelnya sama-sama palang 8, tetapi spesial buat RS merupakan finishing two-tone. Bannya saat ini diganti sehingga Dunlop Enasave, sejenis ban fuel-saving eco-oriented. Rem tetap sama, cakram di depan dan teromol di belakang, tetapi semua varian Mobilio telah siap dengan ABS, EBD dan BA. Oh ya, kini varian Prestige telah hilang dari muka bumi, sehingga tinggal ada S, E dan RS.

Demi membikin tampilannya sedikit naik kelas, Honda Mobilio RS saat ini punya atap hitam, tapi ini bukan panoramic roof lho ya. Dengan cara nilai pembuatan, kita tertegun saat menonton gap antara kaca dan panel bodi agak renggang dan tidak diberi karet, semacam di Honda BR-V. Selain itu, pelat bodi terasa agak tipis ketika ditekan dan tahap dalam ruang roda belakang belum dicover. Apabila dapat dibangun lebih rapih, pasti semua bahagia. Konsumen bahagia, pabrikan pun bahagia.

Ubahan di tahap buritan hanya lis chrome pada pintu bagasi, dan kamera parkir sehingga standar untuk jenis RS. Tidak ada sensor parkir dan saat masuk gigi mundur, dan tidak ada guideline yang tampil di monitor head unit. Tetap semacam Mobilio lama, defogger tetap absen di kaca belakang.

Interior

Masuk ke Mobilio facelift, kamu tidak bakal merasakan sesuatu yang spesial apabila sebelumnya sempat masuk ke Brio RS dan BR-V. Dashboard bertampilan sama dengan warna hitam untuk RS dan Black-Beige untuk varian lain. Nilainya pun tetap agak jauh dari kata “solid”, sebab dashboard bergoyang apabila ditekan, lubang antar dashboard dan panel pintu besar, dan tetap tidak sedikit fit & finishing yang tidak lebih pas, baik di baris depan, tengah maupun belakang.

Meski demikian, kita sangat menghargai upaya Honda dalam menyaapabilan jok biasa dengan headrest terpisah, membikinnya kian ramah untuk mengakomodir orang yang tidak sama postur. Posisi mengemudinya sebetulnya oke, hanya saja pengaturannya terbukti tidak tidak sedikit. Setir hanya tilt, dan jok tidak mempunyai pengatur ketinggian. Honda bilang joknya telah dibangun lebih tebal, tapi dari apa yang kita rasakan malah tidak demikian, sebab tulang joknya tetap terasa.

Pada panel insturumen Honda Mobilio RS, layar MID-nya lebih mewah, mirip di Jazz RS alias HR-V, sedangkan untuk Mobilio E tidak ada layar lingkaran sekeren itu. Yang baru di Mobilio RS facelift merupakan fitur auto AC yang tidak ada di saudaranya semacam BR-V alias Brio. Tentang keselamatan, kita acungkan jempol buat Honda, sebab Mobilio merupakan Low MPV pertama yang memakai stability control dan hill start assist.

Fitur yang menolong menjaga kestabilan mobil dan menahan mobil saat berada di tanjakan ini belum ada di merek lain yang bermain di kelas serupa. Sayangnya, kedua fitur safety ini hanya ada di Mobilio RS CVT, tidak ada di varian lain. Faktor lain semacam dual airbags dan jok ISOFIX tetap hadir, dan Mobilio RS kini memakai head unit keluaran JVC, sementara Mobilio E memakai keluaran Kenwood.

Honda Mobilio RS punya 6 speaker (telah tergolong 2 tweeter). Honda menyebutnya premium speaker, tapi dari hasil mencoba mendengar suaranya, nilai suara yang dihasilkan tetap standar suatu  MPV di kelas ini. Niat ingin menyamai harman kardon, hasilnya malah harman karton. Peredaman? Nah, di sini bakal terkesan pembaruan lagi, sebab Mobilio RS punya lapisan karet peredam baru di tahap dalam pintu meskipun tipis. Sementara Mobilio E, karet peredamnya tetap 1 lapis saja, bukan 1,5 lapis semacam Mobilio RS.

Saat mencoba menutup seluruh kabin dan merasakan peredamannya, kok rasanya tidak ada perbedaan signifikan? Bahkan suara orang yang ngobrol normal di jarak 1-2 meter di kurang lebih mobil tetap terdengar walau semua pintu dan jendela ditutup. Selain suara dari luar yang bocor ke dalam, suara audio dari dalam pun dapat bocor ke luar walau volume speaker tidak diset besar. Ya telahlah, langsung saja ke baris kedua.

Mobilio tahu benar bagaimana menjaga kelebihannya sebagai MPV yang terlega di kelasnya. Ruang kaki dan kepala lega, bahkan untuk orang dengan tinggi 178 cm. Sampai 3 orang dapat duduk di baris keduanya tanpa komplain soal ruang. Selain itu, saat ini jok baris tengah punya 3 headrest yang proper, sehingga terbukti pantas diduduki 3 orang. AC double blower tetap hadir pula, tetapi buat penumpang yang duduk di jok baris kedua tahap tengah, sabuk pengamannya turun dari atap.

Leganya pun sama di baris ketiga, tetap dapat dikeadaankan untuk mendapat ruang kaki yang lumayan apabila penumpang baris kedua rela memakai fitur sliding alias reclining untuk mencari keadilan ruang. Ruang kepala agak pas-pasan, tidak lega, tapi untuk darurat dan perjalanan singkat tetap lumayan oke. Di sini ada sepasang cup holder dan speaker, dan jangan menggoyangkan panel plastik tipisnya apabila tidak ingin menonton plastiknya goyang dangdut pantura.

Bagasi tetap terlega di kelasnya, tetapi tidak ada peningkatan di metode pelipatan kursi belakang. Ia tetap paling sederhana, di mana Toyota Avanza dan Suzuki Ertiga telah dapat split folding 50:50, bahkan Suzuki Ertiga dapat menghasilkan ruang yang rata lantai kala semua jok dilipat, walau wajib diakui bagasi standar Avanza dan Ertiga kalah lega dibanding Mobilio. Nilai pengerjaan yang tidak lebih baik dapat dijumpai (lagi) via “hidden storage” yang tetap ada sejak Mobilio muncul.

Mesin

Kelebihan dan Kekurangan Honda Mobilio Facelift 2017  Paling Baru
Tidak butuh ada pengenalan spesifik lagi. Di balik kap mesinnya tetap ada mesin L15Z1 1.500 cc 4 silinder bertenaga 118 PS dan torsi 145 Nm. Berformat FWD dengan alternatif transmisi manual alias CVT, dan Honda bilang tidak ada perubahan di mesin, transmisi, suspensi dan lain-lain. Sehingga wajibnya tetap sama rasa berkendaranya. FYI, kita telah sempat mencoba Mobilio, dan ia sangat stabil  dan fun to drive dibanding rival. Sayang, road noise dalam mobil ini sangat mengganggu.

Tetapi lagi-lagi tidak ada improvement di pengerjaan ruang mesin. Las-lasan yang acak-acakan tetap ada, cat yang meluber tetap ada dan berbagai detail menggelitik lainnya. Mungkin wajib menantikan ganti generasi biar nilainya jauh membaik.

Kesimpulan

Di Honda Mobilio baru, Honda lebih memilih mempertahankan kelebihannya dibanding meningkatkan kelebihan alias merubah orientasi dan nilai mobil ini. Tetap, Honda Mobilio ini paling luas, paling keren wujudnya, dan mengingat impresi berkendaranya, ia lumayan stabil, asik dikemudikan sendiri dan dapat diadu kemampuannya dengan MPV sejenis. Kelebihan ini ditambah sedikit dengan hadirnya stability control dan hill start assist untuk mendukung sudut safety.

Hanya saja apabila terbukti nilai pengerjaan, peredaman suara dan keenjoyan yang baik menjadi prioritas mutlak saat memilih mobil keluarga yang dipasarkan resmi di sini, lebih baik pikir ulang sebelum meminang Mobilio. Built quality-nya tetap tidak lebih solid, finishing-nya tetap tidak lebih rapi dan joknya pun tetap terasa tipis. Dengan harga Mobilio RS CVT yang mencapai 243 juta Rupiah, pasti kita harap ada pertobatan di hal-hal itu.

Oh ya, buat kamu yang telah mantap dengan Mobilio tapi mau yang ada projector lens-nya, kamu punya 2 alternatif : Beli yang kini lalu tunggu lampu aftermarketnya keluar, alias sabar menanti menantikan Honda mengeluarkan varian yang ada projector lens-nya

Mungkin sampai disini informasi dari saya yang bersumber dati Autonetmagz ini, semoga bermanfaat Review Kelebihan dan Kekurangan Honda Mobilio Facelift 2017 Terlengkap yang sudah anda baca dan sampai jumpa kembali minggu depan.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Review Kelebihan dan Kekurangan Honda Mobilio Facelift 2017 Terlengkap

0 komentar:

Post a Comment